UPT MKG ITERA Tingkatkan Pengetahuan dan Kecakapan Teknik

@iteradiesnatalis — Dalam rangka menyemarakan Hari Meteorologi dan Hari Bumi dunia sekaligus mengisi kegiatan Dies Natalis Ke 4 ITERA dan Hari Pendidikan Nasional 2018, UPT MKG ITERA menyelenggarakan seminar mengenai Hari Bumi serta lomba Fotografi Awan dengan tema Weather-Ready, Climate-Smart. Kegiatan ini dihelat untuk meningkatkan pengetahuan dan memantangkan kecakapan teknis terkait bidang MKG, serta menumbuhkan animo masyarakat pada bidang MKG dengan gelaran lomba foto.

Untuk masa perlombaan sudah digelar sejak 23 Maret 2018 lalu. Sementara seminar digelar 24 April 2018 di Gedung Aula C, Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Tampak hadir dalam seminar Kepala UPT MKG ITERA, Drs. Zadrach L.Dupe, M.Si, Pelatih dari Stasiun BMKG Raden Intan Klas 1 Lampung, Sawardi S.T. dan Agustinus S.Si serta seluruh asisten pengamat cuaca UPT MKG ITERA, pemenang Lomba fotografi, mahasiswa dari kampus ITERA, Universitas Lampung dan pelajar sekolah.

Sawardi dari BMKG Raden Intan, memberikan gambaran perubahan keadaan bumi dari tahun ke tahun akibat aktifitas umat manusia. Diantaranya penggunaan bahan plastik yang dapat memperburuk kondisi bumi saat ini, krena bahan plastik menjadi sumber terbesar dalam polusi di dunia. Beliau berharap para mahasiswa dapat mencanangkan kegiatan yang berimbas baik bagi kelangsungan kehidupan di Bumi.

Selain memberikan pandangan terkait cuaca, juga dilakukan Pelatihan Asisten Pengamat Cuaca UPT MKG ITERA. Agustinus sebagai pelatih teknis pengamat cuaca ikut turun tangan menggembleng para asisten. Tema dalam pelatihan ini adalah fokus pada Sistem Instrumentasi Automatic Weather Stastion (AWS).

Pelatihan mengenai cara kerja alat pengamat cuaca seperti AWS ini sangat penting sebagai bekal para mahasiswa/I selaku asisten pengamat cuaca untuk mengetahui secara spesifik mengenai instrument cuaca seperti AWS , Rain Gauge, Sangkar Meteorologi, Panci Evaporasi, serta pengolahan dan pengiriman data cuaca (data logger) dari Stasiun pengamat ke Komputer Pengolahan. Kegiatan ini diharapkan akan sangat bermanfaat untuk kompetensi asisten pengamat cuaca UPT MKG ITERA.

Pemenang Fotografi Cuaca
Diakhir kegiatan seminar dan pelatihan, panitia mengumumkan pemenang Lomba Fotografi Awan UPT MKG ITERA yang digelar pertengahn maret lalu. Penilaian untuk lomba fotografi ini mengacu pada 5 poin yaitu kesesuaian tema dengan WMO, originalitas, bentuk keunikan objek, resolusi gambar, dan pemandangan (Fenomena). Pada perlombaan kali ini dipilih 21 peserta dengan gambar yang terbaik dari 32 peserta yang mengirim gambar ke UPT MKG – ITERA.

Dari hasil penilaian tersebut di dapat 3 karya terbaik dari peserta yang terpilih yaitu Juara 1 dimenangkan oleh Chatammi Akbar dari UKM ZOOM Universitas Lampung dengan judul karya “Awan Cumulonimbus di Pulau Mahitam”. Juara 2 dimenangkan oleh Kris David dari Insitut Teknologi Sumatera dengan judul “Awan di Langit Taman Alat UPT MKG ITERA”, dan Juara ke 3 dimenangkan oleh Rizki Wulandari dengan Judul “Awan Selembut Kasih-Mu”.

Pada hari bumi dan pelatihan asisten MKG ITERA juga memberikan penghargaan kepada Maria Raffela Pardede, Teknik Geofisika sebagai asisten terbaik periode Januari hingga April. Dari 9 asisten yang masuk nominasi, Maria mendapatkan nilai paling baik. Penilaian sendiri didasari pada segi kepribadian dan pengetahuan mengenai BMKG dan UPT MKG itu sendiri. Penghargaan ini diberikan untuk memotivasi para asisten untuk meningkatkan pengetahuannya terkait bidang MKG. Dengan diberikannya penghargaan secara berkala, semoga akan terus memacu dan memotavasi para asisten menjadi lebiah dan matang. (Rel. MKG)

Leave a Reply